Model Pembelajaran Missouri
Mathematics Project (MMP)
a.
Definisi Model
Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP)
Model pembelajaran MMP adalah pembelajaran yang terstruktur seperti
halnya Struktur Pembelajaran Matematika (SPM), tetapi MMP mengalami
perkembangan dengan langkah-langkah yang terstruktur dengan baik. Good dan
Grows telah mengkaji suatu bentuk pengajaran matematika Missouri. Mereka
menyatakan bahwa enam tingkah laku guru yang efektif adalah:
1)
Mengelola kelas secara
klasikal
2)
Menyajikan informasi
secara jelas
3)
Memfokuskan kelas
terhadap tugas-tugas
4)
Menciptakan lingkungan
belajar yang sesuai
5)
Mengharapkan pencapaian
yang tinggi terhadap siswa-siswanya
6)
Menggunakan pengalaman
mengajar untuk memperkecil gangguan dalam pembelajaran.
Menurut Faulkner dalam Sunawan menyatakan bahwa kajian yang dilakukan
oleh Good dan Grows ditujukan untuk membuat matematika lebih bermakna sehingga
meningkatkan hasil pembelajaran yang dilakukan oleh siswa. Kajian tersebut
kemudian dikenal dengan Missouri Mathematics Project (MMP).
Model Missouri Mathematics Project ( MMP ) merupakan suatu
program yang di desain untuk membantu guru dalam hal efektivitas penggunaan
latihan-latihan agar siswa mencapai peningkatan yang luar biasa.
Latihan-latihan yang dimaksud yaitu lembar tugas proyek, dimana pada saat
kegiatan belajar mengajar guru memberikan tugas proyek kepada siswa agar siswa
dapat mengerjakan soal-soal tersebut dengan tujuan untuk membantu siswa agar
lebih mudah memahami materi yang dijelaskan oleh Guru.
b.
Langkah-Langkah Model
Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP)
Secara sederhana tahapan
kegiatan dalam Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project adalah sebagai berikut :
1)
Pendahuluan atau Review
a)
Membahas PR.
b)
Meninjau ulang pelajaran
lalu yang berkait dengan materi baru.
c)
Membangkitkan motivasi.
2)
Pengembangan
a)
Penyajian ide baru
sebagai perluasan konsep matematika terdahulu.
b)
Penjelasan, diskusi
demonstrasi dengan contoh konkret yang sifatnya piktorial dan simbolik.
3)
Latihan Dengan Bimbingan
Guru
a)
Siswa merespon soal
b)
Guru mengamati
c)
Belajar kooperatif
4)
Kerja Mandiri
Siswa bekerja sendiri untuk latihan atau
perluasan konsep pada langkah 2.
5)
Penutup
a)
Siswa membuat rangkuman
pelajaran, membuat renungan tentang hal-hal baik yang sudah dilakukan serta
hal-hal kurang baik yang harus dihilangkan.
b)
Memberi tugas PR.
c.
Karakteristik Model
Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP)
Karakteristik dari model
pembelajaran MMP ini adalah Lembar Tugas Proyek. Tugas proyek ini antara lain dimaksudkan untuk memperbaiki
komunikasi, penalaran, keterampilan membuat keputusan dan keterampilan dalam
memecahkan masalah. Tugas proyek ini dapat dilakukan secara individu (pada
langkah seatwork) atau secara berkelompok (pada langkah latihan terkontrol).
Sehingga tugas proyek ini merupakan suatu tugas yang meminta siswa untuk
menghasilkan sesuatu (konsep baru) dari dirinya (siswa) sendiri.
Tugas Proyek ini diharapkan untuk:
·
Memungkinkan siswa
menjadi kreatif dalam mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan yang
berbeda – beda,
·
Memberikan kesempatan kepada
siswa untuk merumuskan pertanyaan mereka sendirian kemudian mencoba
menjawabnya,
· Memberikan siswa masalah
– masalah sebagai cara alternative mendemonstrasikan pembelajaran dan
kompetensi siswa,
·
Memberikan kesempatan
kepada siswa untuk berinteraksi secara positif dan bekerja sama dengan teman
sekelasnya, dan
·
Memberikan forum bagi
siswa untuk berbagi pengetahuan dan kepandaian mereka dengan siswa lainnya.
d.
Prinsip-Prinsip dalam
Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP)
Prinsip-prinsip atau unsur-unsur dalam model pembelajaran Missouri Mathematics Project ada 2
yaitu Belajar Kooperatif dan Kemandirian Siswa.
·
Belajar Kooperatif
Pada belajar kooperatif
adanya prinsip ketergantungan posistif (dalam belajar kooperatif, keberhasilan
dalam penyelesaian tugas tergantung pada usaha yang dilakukan oleh kelompok
tersebut), adanya interaksi tatap muka (memberikan kesempatan yang luas kepada
setiap anggota kelompok untuk bertatap muka melakukan interaksi dan diskusi
untuk saling memberi dan menerima informasi dari anggota - anggota kelompok
lain), adanya partisipasi dam komunikasi (melatih siswa untuk dapat
berpartisipasi aktif dan berkomunikasi aktif dalam kegiatan pembelajaran) dan
adanya tanggung jawab perseorangan (keberhasilan kelompok sangat bergantung
dari masing – masing anggota kelompoknya).
·
Kemandirian Siswa
Kemandirian siswa dalam
hal ini adalah siswa mampu mengerjakan tugas – tugas atau latihan – latihan
yang berupa lembar kerja proyek yang diberikan oleh guru secara sendiri dan
penuh dengan rasa tanggung jawab terhadap tugas proyek tersebut. Dengan adanya
kemandirian dari siswa tersebut maka siswa tersebut telah menerapkan konsep
gaya belajar mandiri.
e.
Perbedaan Pembelajaran
Missouri Mathematics Project (MMP) dengan Pembelajaran Konvensional
Sepintas nampak bahwa
model pembelajaran MMP sama dengan pembelajaran konvensional, namun jika
ditelaah lebih dalam ada perbedaan antara model MMP dengan pembelajaran
konvensional. Perbedaannya dapat dilihat pada tabel berikut:
Aspek Perbedaan
|
Pembelajaran Konvensional
|
Pembelajaran MMP
|
Pengembangan konsep/penyampaian materi.
|
Materi dominan disampaikan oleh guru secara keseluruhan
|
Materi disampaikan oleh guru atau siswa melalui diskusi maupun
kolaborasi antara guru dan siswa
|
Pengelolaan kelas
|
Pembelajaran klasikal (tidak ada pembentukan kelompok belajar)
|
Pembelajaran kelompok (siswa dibagi menjadi beberapa kelompok
belajar)
|
Sumber Pembelajaran
|
Dominan hanya menggunakan Teksbook
|
Teksbook, lembar tugas proyek (latihan terkontrol, latihan mandiri dan PR)
|
Interaksi belajar
|
Interaksi belajar terbatas hanya guru dengan siswa atau siswa dengan
siswa secara individu
|
Interaksi belajar lebih luas yaitu gur dengan siswa, siswa dengan
siswa dalam kelompok belajar, siswa dengan siswa secara individu, dan siswa
dengan sumber pembelajaran (lembar tugas proyek)
|
Penerapan konsep atau latihan
|
Latihan hanya diberikan ketika selesai pengembangan konsep siswa
mengerjakan secara individu atau dengan teman sebangku.
|
Latihan diberikan dua kali yaitu pada langkah latihan terkontrol dan seatwork
(latihan mandiri) siswa mengerjakan latihan secara kelompok (latiihan
terkontrol) dan latihan individu (seatwork)
|
Peran guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran
|
Guru lebih berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran (Teacher Centered)
|
Siswa lebih berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran (Student
Centered)
|
f.
Kelebihan dan Kelemahan Pembelajaran Missouri
Mathematics Project (MMP)
·
Kelebihan
1.
Banyak materi yang bisa
tersampaikan kepada siswa karena tidak terlalu banyak memakan waktu. Artinya
penggunaan waktunya dapat diatur relative ketat.
2.
Banyak latihan sehingga
siswa mudah terampil dengan beragam soal.
·
Kekurangan
1.
Kurang menepatkan siswa
pada posisi yang aktif.
2.
Mungkin siswa cepat bosan
karena lebih banyak mendengar.
saran, mohon cantumkan sumbernya,. terimakasih
BalasHapusapa judul buku yang bahas model pembelajran mmp??
BalasHapusini judul bukunya apa yaa?? mohon info,
BalasHapusemail : nina_riana13@yahoo.com
hp : 085768139493
bu bisa minta sumber refrensinya terkait model MMP
BalasHapusMohon maaf baru bisa dijawab.. Untuk sumbernya silahkan dapat dilihat di modul dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika. Judulnya adalah "Model-Model Pembelajaran Matematika SMP" yang ditulis oleh Fadjar Shadiq.
BalasHapus